Pastikan Kondisi Pendemo Aman, Adian Napitupulu Sayangkan Polisi Tangkap Wartawan

oleh
Pastikan Kondisi Pendemo Aman, Adian Napitupulu Sayangkan Polisi Tangkap Wartawan
detektifswasta.xyz – Indonesia

Jakarta, – Adian Napitupulu mendatangi Polda Metro Jaya untuk menemui langsung para demonstran dan dapat kabar ada wartawan yang ditangkap polisi dalam demo tolak Omnibus Law Cipta Kerja, Jumat (09/10/2020).

Kedatangan anggota Komisi VII DPR RI itu dimaksudkan untuk mengetahui dan memastikan sendiri kondisi mereka yang ditangkap polisi. Tugas saya memastikan bahwa semua proses penahanan, penangkapan, interogasi dan sebagainya harus seusai dengan prosedur hukum, kata Adian, mengutip dari pojok satu.

Aktivis 98 sekaligun anggota DPR RI ini juga ingin memastikan sendiri bahwa mereka yang ditangani mendapat bantuan pendampingan hukum dalam menjalani proses hukumnya.

Selain itu, aspek kesehatan berupa rapid test diberikan kepada massa yang ditahan. Salah satu yang ditemui langsung Adian adalah wartawan Merah Putih a.n Ponco Sulaksono yang ditahan polisi. “Ini yang harusnya dipastikan, situasi lapangan seperti ini kan kadang kala sulit untuk mengkonfrontir profesi dan sebagainya singgung adian kepada polisi,”

Adian suruh polisi langsung mengeluarkan wartawan yg ditahan dan berharap ditangkapnya wartawan dalam kegiatan demonstrasi tidak terulang lagi, karena jelas polisi melanggar aturan dan bisa di sanksi.

Adian juga menyebut penanganan kepolisian terhadap massa yang diamankan masih sesuai prosedur, namun masih ada yg disayangkan. Bahkan, Aktivis Hebat 98 ini juga mengaku berbincang langsung dengan sejumlah massa untuk memastikan hak-haknya terpenuhi.

“Tadi saya tanyakan satu-persatu. Apakah di sini dipukuli, dianiaya segala macam. Jawaban mereka tidak ada.” Adian juga meminta mereka membuka masker untuk memeriksa apakah ada bekas luka lebam akibat pukulan atau tidak, adian meminta buka bajunya segala macam itu kita ikuti, adian mau memastikan saja.
Lebih lanjut, Adian menyatakan, masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa ada pihak yang menunggangi aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja di berbagai daerah.

Paling terpenting saat ini kedepankan dialog, lanjut Adian menyampaikan, perbedaan pendapat dalam penyusunan sebuah UU tak terlepas dari perdebatan, perbedaan dan penolakan, karena itu, sudah seharusnya dikedepankan dialog dalam persoalan tersebut.

Selebihnya, mantan aktivis 98 ini memastikan bahwa kondisi para mahasiswa dan pelajar yang diamankan oleh aparat kepolisian, tadi malam dalam keadaan aman. (ali)