Sejumlah Proyek Bidang SDA dan IL Dinas PUPR Kota Palembang Tahun 2023 Sarat Penyimpangan

oleh

Palembang, Detektifswasta.xyz – Sekitar  40 meter Tanggul/Pasangan Batu di Sungai Kedukan Kecamatan Gandus Kota Palembang yang baru dibangun rusak dini/ambruk,  dan sekarang sedang diperbaiki. Puluhan meter  dinding  tanggul belum diplester dan plesterannya  tidak rapi. Tanah  masih menumpuk  di dalam sungai.  

Tanggul/pasangan batu di Sungai Kedukan ambruk sekitar 40 meter

Sejumlah  hasil  pekerjaan konstruksi  Bidang Sumber Daya Air Irigasi Limbah (SDA – IL) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang sumber dana APBD tahun 2023 terindikasi tidak memenuhi  Prinsip dan Tujuan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang digariskan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 12 tahun 2021 tentang perubahan Perpres No. 18 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Tanah di dalam Sungai Kedukan belum digali

Diantaranya :  pekerjaan Normalisasi Sungai Kedukan Kecamatan Gandus Kota Palembang yang dikerjakan CV. Kaysan Keitaro dengan nilai kontrak sebesar Rp 1.985.677.048,59 atau 99,29% dari nilai HPS paket Rp 1.999.700.000,-; Pembuatan Tanggul Jl. Perumahan Pemkot Kelurahan Gandus Kec. Gandus yang dikerjakan CV. Rajo Kombara, nilai kontrak Rp 2.998.238.879,61 atau 99,95% dari nilai HPS paket Rp 2.999.473.000,-; Pembuatan Saluran Air Jalan Lettu Karim Kadir RT. 25 RW. 02 Kel. Karang Jaya Kec. Gandus, pelaksana CV. diaz pramudya, nilai kontrak sebesar Rp 498.345.424,53 atau 99,70% dari nilai HPS paket Rp 499.817.000,-; dan Pembuatan Tanggul Belakang Komplek Perumahan Patra Sriwijaya RT. 29 RW. 05 (lanjutan) Kelurahan Gandus Kec. Gandus yang dipercayakan kepada CV. Palugada Jaya Konstruksi selaku peserta tender harga penawaran tertinggi dengan harga terkoreksi/nilai kontrak Rp 1.998.532.656,65 atau 99,95% dari nilai HPS paket.

Uraian Pekerjaan Normalisasi Sungai Kedukan Kec. Gandus APBD Tahun 2023

Informasi yang dihimpun DETEKTIFSWASTA, khusus kegiatan  Normalisasi Sungai Kedukan Kecamatan Gandus  yang dikerjakan CV. Kaysan Keitaro,  terindikasi menyimpang sejak  proses perencanaan. Lokasi pekerjaan  tersebut  berada pada lokasi pekerjaan Pengendalian Banjir Sungai Kedukan sumber dana APBN tahun 2021 yang dilaksanakan  Kementerian PUPR melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera (PJSA) Sumatera  VIII Provinsi Sumatera Selatan dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.697.990.000,- yang masa pemeliharaannya baru berakhir pada awal tahun 2022 lalu.

Tanggul yang ambruk sedang diperbaiki

Hasil  pekerjaan  tahun 2021 tersebut  tentunya masih tercatat  dalam Aset milik SNVT PJSA Sumatera VIII Provinsi Sumatera Selatan mengingat umur konstruksinya baru sekitar 2 tahun.

Tanggul yang ambruk sedang diperbaiki

Penyimpangan yang  lebih fatal diduga terjadi pada hasil pekerjaan. Sekitar 40 meter  tanggul/pasangan batu  yang baru  dibangun berangsur ambruk tak lama setelah tahun anggaran 2023 berakhir. Hasil Investigasi DETEKTIFSWASTA ke lapangan pada 27 April 2024  terlihat  2 orang pekerja sedang melakukan perbaikan tanggul yang ambruk tersebut .

Tender Pengendalian Banjir Sungai Kedukan Kota Palembang dana APBN Tahun 2021 dengan nilai pagu Rp 4,5 Miliar

Tidak hanya itu,  di  dalam sungai  terlihat  tanah  menumpuk karena belum digali. Pemandangan lainnya, terdapat beberapa meter dinding tanggul/pasangan batu di lokasi terpisah-pisah belum di plester dan sebagian  plesterannya belum rapi.

Sesuai data Uraian Pekerjaan yang ditetapkan PPK Bidang SDA – IL Dinas PUPR Kota Palembang,Hendrie Phalevie, ST,  ada 3 item Pekerjaan  kegiatan Normalisasi Sungai Kedukan Kec. Gandus yakni :

  1. Pekerjaan Persiapan meliputi : sewa gudang untuk menyimpan peralatan, bahan dan material; Papan nama  pekerjaan ukuran 80 x 100 Cm; Mob dan Demob Alat Berat dan ponton; Bongakr Muat Pomton; Pengukuran dan awal, pengambilan data lapangan
  2. Pekerjaan Saluran Air meliputi : Galian tanah menggunakan Alat Berat Exavator Long Arm dan Ponton, Galian Tanah/Lumpur Sungai dan untuk Galian persiapan lahan buat pasangan batu; Pekerjaan pemasangan batu, dimulai dari persiapan pemasangan Cerucuk, pemasangan kisdam, Pengeringan/Pengurasan air pada lokasi pekerjaan (apabila di lokasi terdapat genangan air), pemasangan batu Panjjang Pasangan 208,45 Meter, Pekerjaan Plesteran dan perapian
  3. Pekerjaan Lainnya : Penerapan SMKK (Pemakaian peralatan keselamatan ker ja di lapangan); Pengukuran kembali (Usbulilt Drawing), pengambilan data lapangan yang disesuaikan dengan RAB dan Gambar; Membuat laporan (harian, Mingguan dan Bulanan) dan membuat Dokumentasi fhoto hasil pekerjaan dilapangan

Ambruknya  pasangan batu  yang baru berusia seumur jagung itu diduga akibat dikerjakan  “asal bangun” untuk menghindari putus kontrak mengingat tahun anggaran  akan berakhir pada 31 Desember 2023.

Kontrak baru ditandatangani pada pertengahan Oktober 2023 ketika debit  air sungai Musi sudah tinggi.  Pekerjaan  galian persiapan lahan untuk pasangan batu sampai Pekerjaan pemasangan batu yang dimulai dari  pemasangan cerucuk  di bawah pondasi, pemasangan kisdam   dan  pekerjaan  pondasi dilaksanakan pada waktu debit air sudah tinggi sehingga  tidak bisa lagi  dikeringkan

Kepala  Dinas PUPR Kota Palembang  A. Bastari  yang dikonfirmasi DETEKTIFSWASTA melalui surat No. 020/Red-DS/02/2024 tanggal 20 Februari 2024, sampai berita ini ditulis belum memberikan tanggapan. (bersambung/tim)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *