Komitmen Bebas dari Korupsi, 5 Satuan Kerja di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel Raih Predikat WBK dan WBBM

oleh
Detektifswasta.xyz

Palembang ,- Sebanyak 5 (lima) satuan kerja di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan berhasil meraih predikat WBK/WBBM ketika diumumkan oleh Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia, Senin (20/12).

Satker di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan yang meraih penghargaan tersebut antara lain Kanwil Kemenkumham Sumsel, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Lapas Kelas I Palembang, dan Bapas Kelas I Palembang sebagai satker berpredikat WBK. Sedangkan satu satker yang berhasil meraih predikat WBBM yaitu Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim. Kanwil Kemenkumham Sumsel menjadi Kantor Wilayah terbanyak kedua yang berhasil memperoleh predikat WBK/WBBM pada satuan kerja Kementerian Hukum dan HAM.

Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan predikat yang diberikan Presiden RI kepada unit-unit kerja pelayanan yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen kuat untuk memberantas korupsi serta berupaya meningkatkan pelayanan melalui reformasi birokrasi.

Perhelatan Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas yang mengusung tagline “Making Change, Making History” ini dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin. Dalam sambutannya, Wapres mengatakan penghargaan zona integritas kepada unit-unit pelayanan strategis ini merupakan upaya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan melayani.

Ditemui usai menerima penghargaan secara daring, Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel Indro Purwoko berharap prestasi ini dapat meningkatkan komitmen jajarannya untuk memberikan pelayanan yang bersih, profesional, akuntabel, dan berprinsip pada nilai-nilai good governance, serta dapat menjadi pemicu untuk meraih predikat WBBM ke depannya.

“Walaupun hanya 5 satker di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel yang mendapatkan predikat WBK/WBBM Tahun 2021, kita tetap harus berbangga dan bersyukur. Ini merupakan keberhasilan kita bersama,” ungkap Kakanwil Indro Purwoko. “Jangan hanya secarik kertas piagam saja yang kita peroleh, tapi harus ada implementasi pembangunan ZI dalam melaksanakan kinerja ke depan,” imbuhnya.

Menutup arahanya, Kakanwil juga berpesan agar setiap satker yang telah berpredikat WBK/WBBM dapat menjadi role model atau pilot project percontohan bagi satker lainnya yang juga sedang berproses membangun Zona Integritas. (Humas Kanwil Sumsel)