100 Hari Kerja Teddy Andrian : Aplikasi Digital hingga Perluasan Layanan Air Bersih

oleh

Palembang, detektifswasta.xyz – Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang yang baru, Teddy Andrian, langsung menunjukkan langkah cepat usai resmi dilantik oleh Wali Kota Palembang pada Senin (6/4/2026). Komitmen untuk melakukan pembenahan menyeluruh ditegaskan sejak awal masa kepemimpinannya, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap amanah yang kini diemban.

Penegasan tersebut disampaikan Teddy saat agenda perkenalan sekaligus silaturahmi bersama insan media yang digelar di Gedung Graha Tirta Musi, Jumat (10/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa posisi yang kini dipegangnya bukan sekadar jabatan administratif, melainkan tanggung jawab besar yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat serta kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Target kita jelas, Tirta Musi harus lebih baik dari sebelumnya, baik dari sisi layanan maupun kontribusinya bagi daerah,” ujar Teddy dengan nada optimistis.

Memasuki 100 hari pertama masa kepemimpinannya, Teddy memprioritaskan peningkatan pelayanan pelanggan, terutama dalam merespons keluhan masyarakat yang selama ini kerap menjadi perhatian publik. Salah satu langkah strategis yang sedang dipersiapkan adalah pengembangan aplikasi layanan pelanggan berbasis digital.

Aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan pelanggan dalam menyampaikan laporan gangguan secara real time. Melalui sistem tersebut, pelanggan nantinya dapat mengirimkan informasi secara lengkap, mulai dari lokasi kejadian, waktu gangguan, hingga memantau proses penanganan yang dilakukan petugas di lapangan.

“Setiap laporan akan terpantau secara sistem, mulai dari diterima hingga diselesaikan. Ini penting untuk memastikan layanan lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Digitalisasi layanan ini diharapkan menjadi solusi atas berbagai keluhan yang selama ini disampaikan masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja perusahaan daerah.

Selain penguatan layanan berbasis digital, Perumda Tirta Musi Palembang juga tengah mempercepat program penambahan sambungan rumah baru sebagai bagian dari perluasan cakupan layanan air bersih.

Dalam tiga bulan ke depan, perusahaan menargetkan pemasangan sebanyak 15.000 sambungan rumah baru. Hingga saat ini, sekitar 2.000 sambungan telah berhasil direalisasikan di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Kalidoni dan sekitarnya.

Namun Teddy menegaskan, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah jaringan yang terpasang, melainkan dari keberfungsian layanan tersebut di rumah pelanggan. Ia memastikan akan turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi distribusi air secara nyata.

“Bukan sekadar terpasang, tapi harus dipastikan airnya mengalir. Itu yang akan kita cek langsung di lapangan,” tegasnya.

Tantangan Menuju Layanan 100 Persen

Berdasarkan data yang tersedia, jumlah penduduk Kota Palembang saat ini mencapai sekitar 1,8 juta jiwa. Dari total tersebut, cakupan layanan air bersih telah menjangkau sekitar 85 persen atau setara 1,5 juta jiwa, dengan jumlah sambungan rumah mencapai 320 ribu unit.

Untuk mencapai target layanan air bersih 100 persen bagi seluruh masyarakat, dibutuhkan investasi dalam jumlah besar yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Teddy mengakui bahwa tantangan tersebut tidak dapat diatasi hanya dengan mengandalkan kemampuan internal perusahaan.

Oleh karena itu, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak eksternal, termasuk investor dan lembaga terkait, guna mempercepat realisasi target tersebut.

“Kita harus menggandeng pihak luar. Tidak mungkin target ini tercapai jika hanya mengandalkan internal,” katanya.

Selain fokus pada layanan eksternal, pembenahan internal perusahaan juga menjadi agenda penting dalam masa awal kepemimpinannya. Langkah tersebut mencakup perbaikan tampilan kantor pusat hingga penerapan standar pelayanan yang seragam di seluruh unit layanan.

Menurut Teddy, pembenahan dari sisi internal sangat penting untuk memperkuat citra perusahaan sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam mengakses layanan.

“Kita mulai dari hal mendasar, termasuk wajah kantor dan standar pelayanan. Semua harus berubah ke arah yang lebih baik,” tutupnya.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan, kepemimpinan baru di Perumda Tirta Musi Palembang diharapkan mampu menghadirkan transformasi nyata, baik dari sisi pelayanan publik maupun kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *