Masjid Agung Palembang Siap Gelar Shalat Idul Adha, 12 Sapi dan 11 Kambing Sudah Terkumpul

oleh
Tampak sapi hewan kurban di halaman Masjid Agung Palembang/ist

Palembang, bidiksumsel.com – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026, Panitia Kurban Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Jayo Wikramo Palembang memastikan seluruh persiapan pelaksanaan salat Iduladha hingga penyembelihan hewan kurban hampir rampung.

Masjid Agung yang menjadi salah satu pusat pelaksanaan ibadah terbesar di Kota Palembang itu diperkirakan kembali dipadati ribuan jamaah saat pelaksanaan salat Iduladha pada Rabu (27/05/2026) pagi.

Hingga Selasa siang (26/05/2026), jumlah hewan kurban yang telah terkonfirmasi tercatat sebanyak 12 ekor sapi dan 11 ekor kambing. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga menjelang proses penyembelihan yang dilakukan usai pelaksanaan salat Iduladha.

Sekretaris Panitia Salat Iduladha, Romi Syaiful, melalui Kepala Pembagian Daging Kurban, Hari Sunanda, mengatakan antusiasme masyarakat dan para pejabat untuk berkurban di Masjid Agung tahun ini cukup tinggi.

Menurutnya, hewan kurban yang diterima berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat daerah, instansi pemerintah, tokoh masyarakat, hingga warga umum.

Beberapa nama yang tercatat menyerahkan hewan kurban di antaranya Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda Sumsel, Kapolrestabes Palembang, Bank Sumsel Babel, hingga tokoh masyarakat seperti H Umar bin H. Halim.

“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat dan para pejabat tahun ini cukup tinggi. Jumlah hewan kurban masih berpotensi bertambah hingga hari pelaksanaan,” ujar Hari Sunanda saat ditemui wartawan.

Selain memastikan kesiapan penyembelihan hewan kurban, panitia juga telah mematangkan sistem pendistribusian daging kepada masyarakat. Tahun ini, panitia menyiapkan sekitar 2.000 lembar kupon pembagian paket daging kurban.

Dari total kupon yang disiapkan, sekitar 700 hingga 800 kantong daging diprioritaskan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan Masjid Agung, khususnya warga Kelurahan 18 Ilir dan 19 Ilir.

Panitia menyebut langkah tersebut dilakukan agar distribusi daging kurban dapat berjalan lebih tertib, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat sekitar masjid.

“Kami memprioritaskan warga di sekitar masjid agar proses pembagian daging berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran,” katanya.

Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, panitia juga melibatkan Juru Sembelih Halal (Juleha) profesional dan bersertifikat. Kehadiran tenaga penyembelih bersertifikat tersebut bertujuan memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai syariat Islam serta memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.

Panitia berharap proses penyembelihan hingga distribusi daging dapat berjalan lancar tanpa kendala, mengingat jumlah hewan kurban dan penerima manfaat diperkirakan cukup banyak.

Di sisi lain, berbagai persiapan pelaksanaan salat Iduladha juga telah diselesaikan. Panitia memastikan pengaturan jamaah, area salat, hingga sistem pengamanan dan kebersihan sudah dipersiapkan secara matang.

Pada pelaksanaan salat Iduladha tahun ini, ulama kharismatik Palembang Kgs Abdul Rasyid Siddiq dijadwalkan bertindak sebagai imam. Sementara khutbah Iduladha akan disampaikan oleh Ki Kgs H. M. Husni Thamrin.

Untuk menjaga kenyamanan jamaah, panitia menerapkan pengaturan posisi salat dengan memisahkan jamaah laki-laki di bagian depan dan jamaah perempuan di bagian belakang area salat.

Panitia juga mengimbau masyarakat Palembang agar datang lebih awal guna mengantisipasi kepadatan jamaah yang diperkirakan membludak sejak pagi hari.

Selain itu, jamaah juga dianjurkan mengambil wudhu dari rumah demi mengurangi antrean di area masjid dan menjaga kelancaran pelaksanaan ibadah.

“Silakan datang lebih awal, ambil wudhu dari rumah, dan ikuti aturan yang sudah ditetapkan panitia. Kami juga mengimbau jamaah agar berada di area dalam pagar Masjid Agung, karena panitia hanya mengatur area tersebut. Hal ini penting untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus menjaga kebersihan dan kenyamanan selama pelaksanaan salat,” jelasnya.

Pelaksanaan salat Iduladha di Masjid Agung SMB Jayo Wikramo Palembang dijadwalkan dimulai sekitar pukul 06.30 WIB.

Sebagai salah satu ikon religi di Kota Palembang, Masjid Agung SMB Jayo Wikramo setiap tahunnya memang menjadi pusat pelaksanaan salat Idulfitri maupun Iduladha yang selalu dipadati jamaah dari berbagai wilayah di Palembang dan sekitarnya.

Tingginya antusiasme masyarakat tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial umat Islam dalam momentum Hari Raya Iduladha. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *