Masuki Juli, Semua Jalan Nasional di Kota Palembang Ditargetkan Mulus

oleh
Detektifswasta.xyz

Palembang,- Setelah sekitar satu bulan dilakukan perbaikan oleh Balai Besar Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel, pelaksanaan pengaspalan jalan Jendral Ahmad Yani Palembang rampung, Selasa (8/6/2021).

Pengaspalan jalan Jendral Ahmad Yani Palembang sepanjang sekitar 1,7 kilometer tersebut menggunakan metode aspal karet.

BBPJN Sumsel melalui PPK Jalan Nasional Dalam Kota Palembang, Dicky Romansah mengatakan tahun 2021 ini ada pelaksanaan perbaikan pada sebelas ruas jalan di Kota Palembang.

Dari sebelas ruas jalan tersebut, lima ruas jalan pengaspalan menggunakan aspal karet yakni Jalan Kolonel H. Burlian, Demang Lebar Daun, Jenderal Sudirman, Parameswara Jenderal Ahmad Yani.

Sementara enam ruas jalan lainnya yakni Jalan Abdul Rozak, RE Martadinata, Gubernur HA Bastari, Yos Sudarso, Wahid Hasyim, dan Ki Marogan menggunakan aspal biasa.

“Alhamdulilah jalan Ahmad Yani telah selesai di aspal, jalan ini merupakan titik vital yang menghubungkan masyarakat Plaju yang hendak ke Seberang Ilir,” ujar Dicky.

Menurut Dicky, perbaikan jalan nasional dalam kota Palembang saat ini progresnya mencapai 65 persen, dari total 9 kilometer perbaikan jalan di wilayah kota Palembang.

Perbaikan jalan nasional dalam Kota Palembang dimulai tanggal 1 Februari sampai masa kontrak kerja akhir Desember 2021. Total anggaran yang disiapkan untuk perbaikan jalan nasional tersebut sebesar Rp 16 miliar.

“Paling lambat 1 Juli penanganan semua jalan nasional dalam kota Palembang sudah mulus. Walau sebenarnya kontraknya sampai 30 Desember, tapi progres kita kita jauh lebih cepat,” tegas Dicky.

Diakuinya, penggunaan aspal karet ini sendiri masih mendapatkan pendampingan langsung Bimtek Jakarta. Dengan penggunaan metode aspal karet pengerjaan jalan dalam kota sulit dilakukan pada siang hari.

Untuk memastikan pekerjaan dalam kota segera selesai, Dicky mengaku turun langsung ke lapangan memantau pekerjaan jalan.

“Aspal karet ini sebelumnya sudah dilakukan uji mutu material. Tetapi tetap dilakukan pendampingan oleh Bimtek,” jelasnya. (Ril/el)

 

Berikan Komentar Anda